Senin, 12 Mei 2014

MANUSIA ABU-ABU....???????

Setelah melalui riset yang ala kadarnya dan serba keterbatasan data akhirnya dapat saya simpulkan bahwa Manusia yang bernapas menggunakan O2 di bumi ini, terbagi menjadi 4 golongan,
  1. Golongan putih.
  2. Golongan abu-abu kehijauan.
  3. Golongan abu-abu kebiruan.
  4. Golongan hitam.
 di sini akan coba saya perjelas satu persatu, klasifikasi ini tidak berdasarkan dengan aura tapi menurut siluet pikiran yang hanya bisa saya lihat dengan mata saya sendiri,
1. Golongan putih terdiri oleh orang-orang yang hampir punah populasinya di dunia ini, mereka ini yang disebut paku bumi oleh beberapa orang, loh kenapa?, karena saat orang orang ini sudah tak berpijak di dunia ini, saat tasbih orang-orang ini tidak berputar maka dunia akan segera menemui akhir ceritanya, orang-orang dalam golongan ini mempunyai banyak keistimewaan, baik dalam hubungannya dengan tuhannya atau pun hubungannya dengan alam dan manusia, mereka bisa mengimbangi dengan baik ibadah terhadap tuhannya dan pergaulannya sehari hari yang terlandasi oleh iman atau bisa dikatakan penerapan atas semua ajaran yang diajarkan tuhannya.

2. Golongan abu-abu kehijauan dihuni oleh orang-orang yang sangat baik dalam hal ibadah kepada tuhannya tapi orang-orang golongan ini sangat lemah dalam hal sosialisasi, mereka tak bisa membangun hubungan baik dengan sekitarnya mereka berpikir kehidupan ini tak ada artinya, hanya tuhan merekalah satu satunya yang nyata, jadi mereka tidak merasa mempunyai kepentingan dengan manusia apalagi alam, orang dalam golongan ini mempunyai sisi positif dalam hal ibadahnya, takkan ada yang memungkiri kalau tuhan adalah yang memberi kita napas jadi harus jadi prioritas utama dari segala hal, bukan menjadi prioritas segala hal,  bukannya saya setuju dengan atheis, tapi orang orang golongan ini sering meresahkan banyak orang, karena ibadahnya tidak memberi efek pada kehidupannya, dalam artian dia beribadah tapi tak menjalankan perintah agamanya yang mengatur tentang sesamanya, lantas buat apa tuhan menciptakan sejenisnya beserta alam kalau tuhan tidak menyuruh untuk membangun hubungan baik dengan keduanya. orang golongan ini baik kah?, buruk kah? anda yang mengamatinya yang bisa menilainya sendiri.

3. Golongan abu-abu kebiruan, orang-orang di golongan ini kebalikan orang dari golongan sebelumnya,  mereka mempunyai kemampuan untuk bersosialisasi dengan baik dengan sesamanya, dipandang baik oleh orang sekitarnya karena kebaikan budi pekerti dan sopan santun yang dimilikinya, mereka tidak sombong tidak pernah menyakiti orang lain, sehingga banyak orang yang mengira bahwa mereka begitu sempurna, memang mereka dipandang baik oleh manusia tapi bagaimana hubungannya dengan tuhan mereka?, jawabannya adalah nol besar, mereka hanya mengenal nama tuhan mereka tanpa definisi yang sempurna, mereka menganggap mereka bisa bernapas karena masih ada oksigen di bumi ini, mereka bisa makan karena mereka bekerja keras untuk bisa makan, dalam kehidupan mereka, 1+1 harus sama dengan 2, jika tidak maka hal itu adalah salah besar, kata takdir tak ada dalam kamus kehidupan mereka, ibadah??? jangan ditanya berapa kali, bahkan mereka tak tau caranya, apakah orang seperti ini buruk?, seperti orang diatas mereka diberi lebel dengan abu-abu.

4. Golongan hitam, sudah tidak perlu dipertanyakan lagi bagaimana hitamnya golongan ini, tidak semua warna hitam identik dengan hal- hal yang negatif, tapi untuk kali ini saya akan menyandarkan kata hitam dengan kenegativan, orang- orang yang tinggal dalam golongan ini tidak memiliki apa yang dimiliki golongan abu-abu kehijauan ataupun abu-abu kebiruan, maksudnya mereka tidak punya hubungan baik dengan sesamanya dan juga dengan tuhannya, hanya kegelapan yang terpancar dari pancaran pemikiran dari orang-orang tersebut, sudah dipastikan yang menghuni golongan ini hanya orang-orang yang disebut sampah masyarakat.

Tak setiap orang mempunyai pemikiran yang sama, begitu juga dengan anda pembaca yang budiman, ini hanya sekilas dari pemikiran saya.

"L. dalam dana & irama, lentera"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEREMPUAN SUNYI

Nama yang diberikan orang tuanya adalah nama seorang ratu di jaman Nabiyullah Yusuf AS, Zulaikha, seorang ratu tentunya berkehidupan mewah ...