Selasa, 10 Januari 2017

RESEP PATAH HATI




Waktu terkadang tidak mampu menghapus suatu kenangan, bahkan jika itu kenangan yang mati-matian kau ingin lupakan
Benci dan cinta ternyata memang berbatas tipis, aku membuktikannya sendiri, patah hati mengharuskan ku untuk membencinya, mau atau tidak mau aku mengusirnya dari hidupku meskipun saat itu aku benar-benar mencintainya, bodoh memang, tapi apalagi yang harus ku buat agar semuanya tidak semakin terasa menyakitkan?, saat itu aku benar-benar membencinya, aku percaya dengan mengingat semua kesalahannya akan membuatku semakin mudah untuk melupakannya, but you know? it didn’t work, semakin aku membencinya, semakin pula aku mengingatnya, sampai tanpa ku sadari aku semakin mencintainya, lantas aku harus bagaimana? Air mata ini telah kering untuk bisa keluar lagi, hati ini seakan tak mampu lagi menerima cinta selain darinya, bahkan aku sangat berharap bisa bertemu lagi dengannya, meskipun aku masih ingat betul akulah yang mengusirnya keluar dari hatiku, sampai suatu hari saat aku berdiri dibawah derasnya air hujan aku merasakan sakitnya air hujan yang menimpa tubuhku, aku terhenyak, semakin aku merasakan sakitnya air hujan semakin aku merasa bahwa yang jatuh dari langit adalah jarum bukan air, tapi saat aku berpasrah mencoba menikmati setiap tetes yang menyentuh kulitku dengan keikhlasan aku tak merasakan sakit lagi, aku memejamkan mata dan mendengar bahwa derasnya air hujan ini membentuk sebuah melodi yang menenangkan, inilah jawabannya fikirku, mulai saat itu aku belajar memaafkannya, mengikhlaskannya, mengobati sendiri luka yang terlanjur ada, bahkan menikmatinya, perlahan kenangan itu hilang dengan sendirinya, meski bukan keselurahanya, ada sedikit sisa kenangan yang ku biarkan tetap disitu, aku ingin menyimpannya dikotak Pandora dalam memoriku yang bisa kubuka setiap waktu, bukan untuk merasakannya kembali tapi untuk alasannku bersyukur bahwa aku pernah mengalaminya, dan aku melewatinya dengan tangguh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PEREMPUAN SUNYI

Nama yang diberikan orang tuanya adalah nama seorang ratu di jaman Nabiyullah Yusuf AS, Zulaikha, seorang ratu tentunya berkehidupan mewah ...